Manggar, Diskominfo SP Beltim – Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, Usaha Kecil dan Menegah (DisnakerkopUKM) Kabupaten Belitung Timur (Beltim) menggelar kegiatan Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan sekaligus penyerahan kartu BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis bagi penerima bantuan Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit Tahun 2025. Sosialisasi berlangsung pada Rabu (23/10/25) bertempat di Ruang Pertemuan DisnakerkopUKM Beltim.

Kegiatan dibuka oleh Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Jamsostek DisnakerkopUKM Beltim, Yuli Arwena. Ia menyampaikan pentingnya jaminan perlindungan sosial para pekerja sektor informal, khususnya petani sawit di wilayah Kabupaten Beltim.

Dilajutkan materi sosialisasi yang disampaikan oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Belitung, Rustina. Ia menjelaskan secara rinci tentang manfaat program BPJS Ketenagakerjaan, mekanisme pendaftaran, besaran iuran, hingga tata cara pembayaran iuran. 

Rustina menekankan bahwa peserta akan memperoleh perlindungan dari risiko kecelakaan kerja dan jaminan kematian, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, Kepala DisnakerkopUKM Kabupaten Beltim, Gustaf Pilandra menjelaskan bahwa program bantuan iuran BPJS Ketenagakerjaan yang bersumber dari DBH Sawit ini diberikan kepada 1.605 warga di tujuh kecamatan dan 38 desa. Terutama mereka yang tinggal di sekitar kawasan perkebunan sawit.

“Bantuan dari DBH Sawit ini kami salurkan bagi 1.605 orang dari tujuh kecamatan dan 38 desa. Mereka mendapatkan dua program, yakni Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian,” ujar Gustaf.

Lebih lanjut, Gustaf menyebutkan bahwa program ini merupakan stimulus awal agar masyarakat, khususnya petani sawit, memahami manfaat perlindungan sosial tenaga kerja dan dapat melanjutkannya secara mandiri di masa mendatang.

“Iuran yang mendapat subsidinya selama tujuh bulan hingga Desember 2025 ini. Harapannya setelah mereka merasakan manfaatnya, masyarakat bisa melanjutkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan secara mandiri. Untuk tahun depan, kami juga sudah menganggarkan sekitar Rp75 juta bagi peserta baru,” jelas Mantan Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Beltim ini.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Pemkab Beltim dalam memperluas perlindungan jaminan sosial bagi masyarakat pekerja, terutama sektor informal di wilayah pedesaan dan perkebunan sawit.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan secara simbolis kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada tiga penerima bantuan dan dilanjutkan foto bersama.

Kembali ke Berita